ads1

banner

Senin, 12 Mei 2025

Bupati Indramayu, Lucky Hakim turut menanggapi terkait kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

author photo

PATROLI BANGSA NASIONAL (INDRAMAYU JAWA BARAT) - yang mengirimkan siswa kurang disiplin ke barak militer".

Lucky Hakim sendiri menilai hal tersebut bisa menjadi alternatif solusi untuk menekan kenakalan remaja.


Ia sendiri mengaku siap mendukung kebijakan tersebut.


“Saya mendukung, karena sudah menjadi pengetahuan kita bersama bahwa di militer itu benar-benar dilatih untuk bisa disiplin,” ujar dia, Jumat (9/5/2025).


Lucky menilai, pendidikan pendisiplinan yang ada di militer tentu sangat berbeda dengan yang ada di sekolah.


Di sisi lain, anak-anak yang kurang disiplin ini, menurut Lucky, sebenarnya memiliki energi yang besar. 


Hanya saja, mereka salah dalam menyalurkan energi tersebut dan berujung pada kenakalan remaja, seperti tawuran dan lain-lain.


Ia pun berharap, dengan ikut pendidikan ala militer, energi anak-anak tersebut bisa tersalurkan dengan baik dan diarahkan ke hal-hal yang positif.


Dengan harapan, sedari dini anak-anak disadarkan bahwa tindakan mereka seperti tawuran salah dan saat dewasa tidak terjerumus dalam tindakan kriminalitas.


“Jadi ada aktivitas fisik, ada aktivitas keras dibandingkan dengan yang ada di sekolah. Mudah-mudahan ini jadi alternatif solusi untuk mengatasi anak-anak yang nakal,” ujar dia.


Sumber . Pemkab indramayu


WARDONO HS,S.E ( KAPERWIL JABAR )

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com