ads1

banner

Rabu, 29 April 2026

WASPADA WARTAWAN DAN LSM BODREK! JANGAN LENGH, PASTIKAN DULU KANTOR BENAR-BENAR ADA

author photo
JAKARTA/BEKASI(PATROLI.BANGSA.NASIONAL– Seluruh jajaran instansi pemerintahan dan dunia pendidikan diminta MEGAWASDAPALI terhadap maraknya oknum yang mengaku sebagai wartawan maupun pengurus Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tidak jelas rimbanya.

 

Pemerintah daerah dan seluruh Kepala Sekolah di wilayah DKI Jakarta serta Bekasi DIHARUSKAN melakukan verifikasi ketat. Jangan pernah mau dilayani atau menindaklanjuti surat sebelum memastikan secara mutlak bahwa kantor atau sekretariat lembaga tersebut BENAR-BENAR ADA dan bisa ditemui.

 

Peringatan keras ini dikeluarkan menyusul temuan mengejutkan di lapangan. Sejumlah Kepala Sekolah mengaku sering didatangi atau dikirimi surat oleh individu yang mengatasnamakan media maupun LSM dengan kedok "silaturahmi".

 

Namun, ironisnya, ketika alamat kantor yang tertera di surat tugas dan kartu nama dicek ke lokasi aslinya, ternyata TIDAK ADA, FIKTIF, atau hanya alamat palsu.

 

"Mereka sok resmi, kirim surat, datang dengan gaya pejabat. Tapi pas kita telusuri alamat kantornya, kosong melompong! Itu namanya bukan silaturahmi, tapi tipu daya," tegas salah satu Kepala Sekolah di wilayah Bekasi, Rabu (29/04).

 

Keluhan serupa juga terdengar keras dari kalangan sekolah di Jakarta. Mereka menilai oknum-oknum ini memanfaatkan nama baik profesi untuk mencari keuntungan pribadi, padahal lembaganya tidak memiliki alamat yang jelas dan nyata.

 


 

Merespons hal ini, seluruh pejabat dan kepala satuan pendidikan DITEGASKAN untuk tidak lengah dan menerapkan aturan main berikut:

 

1. WAJIB CEK FISIK KANTOR:

Jika alamat kantor tidak jelas, tidak bisa ditemukan,, SEGERA TOLAK. Itu ciri khas "wartawan bodrek" dan LSM abal-abal.

2. JANGAN PERCAYA KATA-KATA MANIS:

Kedok "silaturahmi" sering jadi senjata utama untuk mendekati. Jangan terpengaruh. Bukti fisik kantor adalah syarat mutlak kredibilitas.

3. LAPORKAN SEGERA:

Jika menemukan oknum yang menggunakan alamat palsu dan memalsukan identitas lembaga, segera laporkan kepada pihak berwajib untuk ditindak sesuai hukum yang berlaku.

 

Pihak berwenang menegaskan, lembaga yang sah dan bonafit pasti memiliki kantor yang jelas dan bisa dikunjungi kapan saja. Jika kantor tidak ada, berarti lembaganya tidak jelas, dan tujuannya patut dicurigai.

 

Hentikan budaya mudah percaya! Lindungi institusi dari jerat oknum tak bertanggung jawab yang hanya ingin mencari untung dengan cara-cara kotor.


Red

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com
 

Teks ini tidak bisa dicopy.