ads1

banner

Rabu, 11 Februari 2026

Kepala Sekolah SMPN 1 Rengas Dengklok kab karawang "Licin Mirip Belut"Disaat awak media menyambangi Hendak komfirmasi Penggunaan Anggaran BOS T.A 2024 Dan 2025.

author photo

 
Patroli Bangsa Nasional . arawang Kemampuan minus, terkait dugaan penyimpangan dana BOS, Mark-Up jumlah siswa, Pungli dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 maupun tentang kegiatan pengadaan fiktif.

“Selanjutnya mengenai, pihak sekolah terima fee sebesar 10% dari rekanan yang mendapatkan proyek pengadaan barang dan jasa disekolah”.


Tentu dengan adanya temuan yang diperoleh berdasarkan data BOS, mengenai dugaan Mark- Up penggunaan anggaran BOS dan Kegiatan pengadaan fiktif disekolah periode Tahun 2025, di SMPN 1 Rengas Dengklok  kabupaten Karawang “Terindikasi terjadi penyimpangan sehingga merugikan keuangan negara.


“Kemudian menyangkut  pengembangan perpustakaan sebesar Rp.280.493..300 jt T.A 2025  ,- administrasi kegiatan sekolah Rp 224..088..400 jt,-T.A 2025


Pemeliharaan sarana  prasarana  Sekolah  tahap 1 dan 2  T.A 2025 Total Rp 290.551.400 JT,- T.A 2024 Tahap 1 dan 2 Total keseluruhan nya Rp 379.492.000 JT


Pembayaran honor T.A 2025  Total keseluruhan nya Rp 319.200.000 jt

Kegiatan pembelajaran ekstrakulikuler  T.A  2025 tahap 1 dan 2 Total keseluruhan nya Rp   177.261.000 jt


Pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca T.A 2024 tahap 1 dan 2 Total keseluruhan nya Rp  356.206.600,-jt dan Pelaksanaan kegiatan pembelajar bermain T.A 2024 tahap 1 dan 2 Total keseluruhannya Rp 240.805.000


Selain itu di duga pihak sekolah melakukan pungutan uang kas kelas kepada seluruh siswa, dugaan pungutan PPDB, serta pungutan perpisahan siswa.


Termasuk temuan baru soal pengadaan pengadaan alat kebersihan sekolah, menurut sumber yang minta namanya tidak disebutkan, sekolah tersebut diduga menggunakan barang lama yang masih tersimpan di gudang. “Lalu di foto ulang sebagai bahan laporan Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah (RAKS) untuk Tri Wulan (TW) berikutnya”.


Mengingat,” kata nara sumber, tidak semua peralatan kebersihan habis terpakai dalam waktu tiga bulan, karena yang lalu saja peralatannya masih dalam kondisi layak pakai.


Sementara Kepala SMPN 1 Rengas Dengklok Karawang saat dikonfirmasi, Senin (08/Febriari/2026) melalui telepon selulernya tidak merespon apa yang dikonfirmasi Sehingga awak media bersurat resmi dari Redaksi Review,sampai saat berita ini di tayangkan belum juga ada jawaban.


Pimpinan Redaksi Patroli bangsa Nasional  ,  Longgur sumanjuntak saat dimintai tanggapanpnya terkait dugaan penyelewengan dan mark up dana BOS mengatakan akan menindaklanjuti melaporkan ke Inspektorat hingga Kejaksaan Tinggi  Provinsi  Jawabarat“Jika memang terbukti dan siap mempublikasikan  ke beberapa media lagi yg dibawah naungan nya agar oknum kepala sekolah dilaporkan ke APH agar ada efek jera,” kata Longgur Simanjuntak dengan tegasnya


“Perlu untuk diketahui, sebelumnya ada satu hal yang ganjil terjadi dalam persoalan ini, kepala sekolah bukannya memberikan jawaban atas apa yang dipertanyakan. (Red

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com