ads1

banner

Sabtu, 28 Maret 2026

Tokoh pemuda "Adv.Muhammad Willy Fattah K,SH.CTT."Di angkat Sebagai Ketua DPC WLC ( women Lawyer Club) Surabaya.

author photo

Jakarta(patroli Bangsa nasional)– Dedikasi dan komitmen dalam kegiatan, sosial dan organisasi partai politik di Surabaya ini. ,kembali ditunjukkan oleh Fattah  sapaan akrabnya. yang aktif di dunia hukum Perdata dan pidana, perselisihan hubungan industrial, Corporate Lawyer., Sabtu (28 Maret 2026).


Ketua Umum Women Lawyer Club Zulfa Andriani,menyampaikan bahwa pengangkatan ini diharapkan dapat memperkuat struktur organisasi serta mendorong semakin banyak kegiatan sosial dan edukasi hukum yang menyentuh langsung masyarakat.

Atas kontribusi nyata dan konsistensinya dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, Women Lawyer Club (WLC) secara resmi


 mengangkat saudara Adv.Muhammad Willy Fattah K,SH.CTT.

 sebagai  ketua DPC kota Surabaya. Pengangkatan ini merupakan bentuk kepercayaan organisasi terhadap integritas, loyalitas, serta kemampuan Fattah dalam mendukung tata kelola organisasi yang profesional dan transparan.


Willy Fattah saat di wawancara i media mengatakan bahwa motivasi saya ikut organisasi WLC ( women Lawyer Club) ini


"Bergabungnya saya di WLC adalah langkah strategis untuk mengawal Supremasi Hukum dalam industri logistik Indonesia. Tidak boleh ada celah hukum yang merugikan pelaku usaha. Fokus saya jelas: memastikan setiap transaksi dan alur logistik memiliki proteksi hukum yang absolut serta kepatuhan regulasi yang tanpa kompromi."


"Hukum tidak boleh menjadi instrumen yang lemah. Harapan saya, WLC menjadi garda depan dalam memulihkan kepercayaan publik terhadap sistem peradilan kita. Kita harus memastikan hukum bertindak ekstrim terhadap kezaliman dan menjadi pelindung mutlak bagi pencari keadilan. Penegakan hukum yang kredibel adalah harga mati."


 sebagai advokat dibangun di atas tiga pilar: Integritas, Keadilan, dan Ketegasan. Prestasi sejati bagi saya bukan sekadar memenangkan narasi, melainkan memberikan solusi hukum konkret yang menyelamatkan hak-hak klien dari penindasan hukum. Saya tidak berkompromi dengan pelanggaran, dan ketegasan adalah standar operasional saya dalam setiap perkara litigasi maupun korporasi."



"Karakter dan ketajaman analisis saya dibentuk dari kawah candradimuka Fakultas Syariah dan Hukum, UIN Sunan Ampel Surabaya. Perpaduan antara etika moral yang kuat dan penguasaan hukum positif yang mendalam adalah senjata utama saya dalam membela kebenaran di lapangan."



Sumber:DPP Humas dan publik kasih media WLC 


Penulis: Joko Santoso.

This post have 0 comments


EmoticonEmoticon

Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

Themeindie.com
 

Teks ini tidak bisa dicopy.